Liburan ke Jepang bukan lagi sekedar
mimpi. Itu jika anda tahu bagaimana menyiasati biaya hidup yang mahal dari
makanan, tiket kereta serta akomodasi. Langkah pertama yang harus dipersiapkan
adalah menyusun rencana perjalanan sejak di Indonesia. Mulai dari tempat apa
saja yang ingin dikunjungi serta berapa lama waktu untuk tinggal di Tokyo atau
kota-kota lain seperti Osaka maupun Kyoto. Selain itu perlu menyusun skala
prioritas tempat yang harus dan yang memungkinkan untuk dikunjungi jika waktu
mengizinkan. Itu karena ada banyak tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi
di Jepang. Selain itu harus mempersiapkan berapa banyak alokasi bujet. Perlu
untuk diketahui bahwa harga makanan di Tokyo secara umum relatif mahal (dan
menurut saya termahal) dibandingkan ibukota negara yang ada di Asia lainnya. Saat
terbaik untuk mengunjungi Jepang adalah saat musim semi pada bulan Maret hingga
April dan musim gugur pada bulan September hingga Oktober karena cuaca nya
lebih bersahabat untuk orang Indonesia. Saat liburan terbaik untuk menikmati
Jepang mungkin saat musim semi untuk menikmati keindahan bunga sakura dan bunga
lainnya (cherry blossoms).
Sebenarnya
ada tempat yang dapat dipilih untuk mengisi perut tapi tidak menguras kantong
diantaranya convenience store dan local franchise Japanese fasst food.
Contoh convenience store yang sangat
mudah dijumpai ialah 711, Family Mart, dan Lawson. Convenience store tersebar hampir disetiap jalan di Tokyo dan buka
24 jam sehingga tidak perlu kuatir jika lapar. Pilihan makanan yang tersedia
dan cocok untuk perut orang Indonesia (nasi dan lauk) siap untuk dimakan dan
hanya memerlukan microwave untuk
menghangatkannya. Harga paket makanan cukup bervariasi dari 300-700 yen
(sekitar Rp 30-80 ribu). Microwave
tersedia di convenience store dan
anda cukup meminta tolong pegawainya untuk membantu. Local franchise Japanese fasst food yang terkenal diantaranya
Matsuya yang logo dan kedainya didominasi warna orange, serta Yoshinoya
(terbanyak jumlahnya). Harga makanan yang ditawarkan relatif murah untuk ukuran
Tokyo yaitu mulai dari 300-1000 an yen (sekitar Rp 30-110 ribu). Rasa dan
pilihan menu nya tergolong enak. Fast food Jepang berbeda dengan milik Amerika
(KFC ataupun McD) sehingga menu nya jauh lebih sehat karena lebih rendah
kolesterol dan jarang yang digoreng. Soal minuman, anda akan diberikan minuman
teh ocha dingin atau panas secara gratis dan bisa di refill minum sampai puas.
Makanan
yang layak dicoba lainnya yaitu es krim (ice
cream) rasa green tea maupun
bunga sakura. Harganya berkisar antara 300-500 yen tergantung lokasi dimana
anda membelinya. Rasanya memang unik dan enak sekali. Layak dicoba.
Jika
harga yang saya sebutkan diatas maih mahal, jangan kuatir karena McD di Tokyo
juga ada dimana-mana dengan harga yang lebih murah daripada harga McD di
Indonesia. Cita rasa nya pun berbeda sehingga layak dicoba. Burger dijual mulai
100 yen sudah termasuk tax.
Minum
air di Jepang tidak perlu membeli di supermarket karena air minum nya aman
langsung diminum bahkan kualitas dan rasa nya jauh lebih bagus daripada di
Singapura yang berbau dan berasa. Tetapi jangan mengisi ulang botol anda di
keran yang ada di toilet hotel maupun toilet umum karena itu tidak untuk
diminum.
No comments:
Post a Comment